Facebook Twitter RSS
banner

Inilah Alasan Ibu Hamil Di India Tidak Boleh Keluar Saat Gerhana



Fenomena Gerhana Bulan parsial atau sebagian bisa disaksikan di lima benua: Asia, Australia, Eropa, Afrika, Antartika pada Selasa dini hari, 8 Agustus 2017. Menurut informasi, warga di wilayah Indonesia bagian barat seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan bisa menyaksikan gerhana bulan parsial tersebut mulai pukul 00.23 hingga 02.18 WIB.

Fenomena langit itu juga akan terlihat di India. Seperti diberitakan India.com, gerhana bulan parsial yang bertepatan dengan festival Raksha Bandhan akan terlihat pukul 22.52 dan berakhir pada pukul 00.48 tanggal 8 Agustus waktu setempat.

Planetarium Nehru di New Delhi salah satunya, telah menyiapkan teleskop bagi pengunjung untuk menyaksikan bulan sebelum gerhana dan fase parsial gerhana di halaman rumput Teen Murti. Banyak orang India yang percaya bahwa gerhana merupakan pertanda buruk. Selama aktivitas selestial, warga diminta tak makan atau minum.

Menurut kepercayaan di India, makanan menjadi tak murni saat gerhana sehingga tak boleh dikonsumsi. Untuk mengurangi dampak gerhana pada makanan, orang menambahkan kemangi (tulsi) ke makanan dan air. Mitos itu juga berlaku bagi wanita hamil di India.

Para ibu yang tengah mengandung disarankan oleh para sesepuh agar tak keluar saat gerhana atau melihat aktivitas langit itu dengan mata telanjang. Mereka mengatakan bahwa janin di rahim bisa cacat jika wanita hamil melakukannya. Sejauh ini tak ada bukti ilmiah untuk membuktikan salah satu mitos di atas.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts