Uang Gaji Cepat Habis? Bisa Jadi Karena 7 Hal Ini!
“Perasaan baru aja terima uang bulanan, kok sekarang udah mau habis aja nih duit? Padahal kan nggak beli apa-apa. Kemana larinya tuh duit?”
Pernah mikir kayak gitu gak? Mengatur keuangan memang bukan perkara enteng, apalagi bagi anak-anak muda. Pengeluaran yang tak terkendali bisa bikin kalang kabut di tanggal-tanggal tua. Kalau pernah mengalami hal seperti tadi, bisa jadi itu karena kita nggak sadar telah membuang uang untuk hal-hal seperti ini:
1. Rokok
Kalau kita perokok, pasti udah capek mendengar nasihat banyak orang yang mengatakan bahwa rokok bikin kita semakin boros. Kita boleh saja bosan setengah mati mendengar nasihat itu, tapi apa yang mereka katakan benar adanya.
Harga rokok saat ini bisa dibilang cukup mahal. Apalagi kalau Kita termasuk perokok berat. Satu bungkus rokok bisa kamu habiskan dalam waktu sehari. Kalau satu bungkus harganya Rp 15.000,00, dalam satu bulan kamu bisa habis sekitar Rp 450.000,00.
2. Parkir
Bayar uang parkir adalah pengeluaran yang diam-diam ternyata banyak tapi gak terasa. Meskipun uang parkir di Indonesia nggak mahal, jika diakumulasikan ini bisa mencapai nilai yang signifikan. Untuk parkir motor, rata-rata Kita harus membayar sekitar Rp 1.000,00 – 2.000,00, sedangkan mobil antara Rp 2.000,00 – 5.000,00. Coba deh bayangkan saat Kita harus membayar ini tiap hari?
Belum lagi saat kamu parkir di mall yang sistem pembayarannya per jam. Meskipun cuma 1000 per jam, kalau Kita agak lama jalan di mall, bisa-bisa bayar parkir jauh lebih mahal ketimbang harga minuman yang kita beli.
3. Jajan di Minimarket
Sebelum pergi ke minimarket untuk jajan, pastikan kita sudah tahu apa saja yang hendak kita beli. Bahkan kalau perlu kita membuat catatan terlebih dahulu, supaya nggak mudah tergoda untuk membeli makanan ringan. Hal-hal tak terduga inilah yang membuat uang kita mudah hilang tanpa jejak dari dompet.
Selain itu, semakin banyaknya minimarket yang muncul di ruas-ruas jalan raya saat ini bisa menggodamu untuk mampir membeli snack di sana. Padahal sebelumnya kita tidak berniat untuk mampir dan membeli camilan. Untuk mengatasinya, kita perlu membawa bekalmu sendiri. Dengan membawa jajanan sendiri untuk mengisi perutmu, kita akan lebih mudah mengabaikan keberadaan minimarket yang menggodamu itu.
4. Beli Minuman
Karena air mineral dan minuman-minuman kemasan lainnya sangat mudah ditemukan, kamu seringkali menganggapnya sepele. Kita jadi malas untuk membawa minuman sendiri dari rumah. Padahal dengan membawa persediaan minuman sendiri itu bisa menghemat uang jajan kita juga. Sayang banget ‘kan, kalau kita punya stok minuman banyak di rumah, tapi pada akhirnya kita harus beli lagi minuman di minimarket? Belum lagi sampah plastik yang dihasilkan dari konsumsi minuman kemasam ini!
5. Beli Barang Seken dan KW
Membeli barang seken atau bekas sebenarnya justru bisa membuat kita lebih hemat, karena kita bisa mendapatkan produk dengan harga yang lebih miring. Asal, kita bisa memastikan barang bekas tersebut awet dan berkualitas baik. Jangan sampai kita salah pilih dan tertipu. Sudah barang bekas, mahal, eh…ternyata gampang rusak. Sama saja buang-buang uang. ‘kan?
Sama juga kalo membeli barang KW. Beli barang KW itu cuma bikin kita seneng di awal doang. Nggak ada yang bisa menjamin keawetan dari produk-produk KW. Daripada harus beli produk KW yang harganya juga mahal tapi cepat rusak, lebih baik kita menahan diri dulu hingga uang kita cukup untuk membeli produk-produk orisinal, yang udah pasti nggak diragukan lagi kualitasnya.
6. Berobat ke Dokter
Karena sakit gak ada yang tau akan kapan datangnya. Apalagi biaya berobat biasanya gak sedikit. Apalagi kalo sakit dadakan berarti butuh dana dadakan juga. Dan akhirnya ambil dana dari kebutuhan lain dan bikin financial kita gak stabil. Tapi kita bisa minimalisirnya kalo pake asuransi atau minimal BPJS. Ane sendiri punya bpjs sama asuransi cigna. Asuransi ini buat backup lebih, karena bisa doble klaim dan pelayanannya juga biasanya lebih baik. Biaya berobat ini bisa di abaikan kalo kita udah punya asuransi. Tapi kalo belum, kudu siap engap di financial kalo tiba-tiba sakit.
7. Nalangin Teman
Kalau kita sering ngumpul sama teman-teman kita, mungkin kalian punya kebiasaan membeli jajanan secara kolektif. Saat tiba bagian kita untuk membeli, terkadang kita memilih untuk menalanginya lebih dulu karena malas menghitung siapa harus bayar berapa. Masalahnya, seringkali kita lupa untuk menagihnya. Kalaupun kita ingat, kita akan sungkan menagih hutang karena nominalnya terlalu kecil. Kita takut dibilang perhitungan dan pelit. Tanpa disadari, hal ini bisa menjadi penyebab keborosan kita. Sepertinya sedikit, tapi kalau kita harus nalangin banyak orang dan dalam waktu yang sering, sama saja kita sudah menghabiskan uang yang cukup banyak. Setidaknya kita tidak perlu sungkan untuk meminta kembali apa yang memang hak kita. Teman-temen kita pasti akan memakluminya, kok.
Coba deh ingat-ingat lagi. Apakah kita pernah melakukan hal-hal di atas? Kalau iya, jangan bingung lagi kenapa uang kita gampang banget abis. Perlu waspada nih sama kebiasaan yang terlalu mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya gak terlalu penting!
















0 komentar: