Facebook Twitter RSS
banner

Presiden Donald Trump Dipanggil Pengadilan Terkait Kasus Pelecehan



Mantan kontestan The Apprentice, Summer Zervos, meminta kepada pengadilan untuk memanggil Presiden Amerika Serikat, Donald Trump agar menyerahkan dokumen selama masa kampanye presidennya tahun lalu. Tim kuasa hukum Zervos menduga bahwa dalam dokumen tersebut Trump telah bertindak tidak senonoh kepada beberapa perempuan selama masa kampanye, seperti dilansir dari BuzzFeed.

Nantinya, tim kuasa hukum Trump diwajibkan untuk meresponnya sebelum akhir Oktober. Jika tidak, Trump akan dijemput paksa. Tim pengacara Trump, seperti dikutip dari Independent, berusaha untuk mengajukan mosi agar menggagalkan pemanggilan itu.

Pengacara Zervos, yang diwakili oleh Gloria Allred berharap pengadilan menolaknya. Sebelumnya, November 2016, sepekan sebelum pemilu, Zervos menggegerkan publik dengan bersaksi bahwa dia menjadi korban pelecehan seksual Trump.

Pelecehan itu terjadi ketika mereka bertemu di Hotel Beverly Hills, Los Angeles, guna membahas peluang berkarir bersama. Tidak hanya Zervos, beberapa perempuan lainnya juga mengaku menjadi korban mesum Trump. Apalagi, pada Oktober 2016, beredar sebuah rekaman pada 2005 bahwa Trump membual telah meraba beberapa perempuan.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts