Facebook Twitter RSS
banner

Siswi 11 Tahun Ini Disebut Ilmuwan Muda Amerika Serikat




Gitanjali Rao, siswi yang masih berusia 11 tahun ini disebut America's Top Young Scientist atau ilmuwan muda top Amerika, berkat upayanya menemukan cara cepat dan murah untuk mendeteksi air yang terkontaminasi timbel (Pb). Gitanjali Rao bersama 10 finalis lain menghabiskan waktu selama tiga bulan, untuk berkolaborasi dengan para ilmuwan guna mengembangkan gagasan mereka.

Perangkatnya, menggunakan carbon nanotube untuk mendeteksi adanya timbel, sebagai solusi atas laporan bahwa ribuan sistem air di AS dilaporkan terkontaminasi logam berat itu.

"Penemuanku terinspirasi oleh skandal di Flint, Michigan, di mana para pejabat menghadapi tuduhan, termasuk pembunuhan, karena kontaminasi air pada tahun 2014-2015," ungkap Gitanjali kepada Business Insider yang dikutip dari BBC.

Penemuan portabel Gitanjali yang diberi nama Tethys, yang diambil dari nama Dewi Yunani untuk air segar, memungkinkan sebuah sensor terhubung ke aplikasi mobile untuk memberikan analisis yang akurat dan segera melalui sebuah aplikasi. Gitanjali mengatakan bahwa dia ingin memperbaiki perangkat ciptaan yang membawanya sebagai ilmuwan muda top AS, agar nantinya bisa dipasarkan dan dipakai banyak orang.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts