Buronan Di Amerika Ini Tanggapi Postingan Polisi Di Facebook

Seorang pria di Washington, Amerika Serikat (AS) bernama Anthony Akers yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) menjadi viral setelah menanggapi pengumuman buronan atas namanya yang dikeluarkan kepolisian lokal di Facebook. Akers dianggap gagal untuk mematuhi hukuman yang diberikan kepadanya.
Dilansir dari The Independent, Kepolisian Richland mengunggah poster Anthony Akers di Facebook dengan tulisan, "Jika Anda mempunyai informasi, silakan menghubungi nomor yang disediakan." Lima jam kemudian, unggahan itu mendapat respon dari Anthony Akers yang meminta polisi untuk tenang, dan dia menyatakan akan menyerahkan diri.
Karena yang ditunggu tidak muncul, Kepolisian Richland menulis lagi bahwa mereka bisa ditemui selama jam kerja, dan mencantumkan nomor jika dia membutuhkan kendaraan. Tanggapan polisi dibalas pria berusia 38 tahun itu yang menuturkan bahwa dia berjanji untuk menyerahkan diri maksimal 48 jam ke depan.
Setelah itu Akers muncul kembali dengan menulis bahwa dia meminta maaf tak bisa memenuhi janjinya seraya berkata dia bakal menyerahkan diri keesokan harinya saat makan siang. Lagi-lagi Akers hanya menunjukkan diri di Facebook dan mengucapkan terima kasih karena sudah mendapat "kesempatan" untuk menyerahkan diri.
Situasi itu membuat Kepolisian Richland menanggapi dengan sekali lagi meminta kepada publik untuk memberikan informasi persembunyiannya. Polisi meminta kepada Akers untuk menepati janjinya. "Pekan datang dan pergi. Kami mulai berpikir Anda tidak datang. Kami mohon, telepon saja kami," demikian pernyataan polisi. Janji itu akhirnya ditepati. Akers benar-benar menyerahkan dirinya kepada polisi. Namun, penyerahan diri itu bukan tanpa disertai pesan. "Di sini untuk kencan manis saya," tutur Akers sembari selfie di depan kantor polisi.
















0 komentar: