PM Kanada Dianggap Rasis Setelah Fotonya Berwajah Coklat Beredar

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dianggap rasis saat fotonya memakai turban dengan wajah, leher, dan tangannya dicat coklat saat pesta sekolah bertema Arabian Nights pada 2001 silam. Dilansir BBC, foto itu diambil di Akademi West Point Grey di Vancouver, tempat PM Kanada Justin Trudeau pernah mengajar, dan dirilis majalah Time.
Kepada awak media setelah foto itu muncul, Trudeau mengatakan dia berdandan Aladdin. Namun mengakui foto itu rasis dan dia tak seharusnya melakukannya. Ketika jurnalis menanyakan apakah ada foto lain, PM 47 tahun itu menjawab dia pernah memakai makeup putih dalam acara kontes bakat di SMA. Dewan Muslim Nasional Kanada melalui direktur eksekutif Mustafa Farooq merespons marah dan menyayangkan gambar seorang PM Kanada dengan wajah coklat atau hitam.
Andrew Scheer yang merupakan pemimpin oposisi dari Parti Konservatif menyatakan, foto yang dirilis Time tetap rasis sejak 2001 hingga sekarang. Sementara Ketua Partai Demokratik Jagmeet Singh yang berasal dari suku Sikh menilai gambar itu sangatlah "menyusahkan" dan begitu "menyinggung". "Setiap kali mendengar ada wajah yang dicat coklat atau hitam, seperti melecehkan orang tentang cara hidupnya dan bagaimana pengalaman mereka," tutur Singh.
Jajak pendapat mengindikasikan pemilihan yang digelar 21 Oktober mendatang bakal memberi tantangan berat bagi ambisi Trudeau yang mengincar periode kedua. Saat berkampanye, dia pernah mendapat masalah ketika sayap pesawat yang ditumpanginya menyenggol bus yang sedang dinaiki oleh jurnalis.
















0 komentar: