TIPS : Beginilah Yang Harus Dilakukan Ketika Pecah Ban
Modcom, Jakarta- Beberapa waktu lalu sempat terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan 1 unit mobil Suzuki APV di jalur tol JAGORAWI-Jakarta. Diselidiki oleh pihak Kepolisian Laka Lantas dan saksi mata, mobil tersebut berawal dari pecah ban. Hal itu memungkinkan pengemudi yang kurang paham menjadi shock dan langsung menginjak pedal rem.
Oleh karena itu, Kondisi pecah ban merupakan kejadian yang telah berulang kali terjadi dan kondisi ini diperparah lagi dengan reaksi pengemudi yang salah, yaitu menginjak pedal Rem karena berharap mobil secepatnya berhenti dr mslh selip pecah ban.
Hal yang perlu pengemudi lakukan ketika terjadi pecah ban adalah tidak panik sehingga bisa berpikir jernih untuk mengambil sebuah tindakan. Sony Susmana dari Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) memberikan tips ketika terjadi pecah ban.
TAHAN KEMUDI
Buatlah setir tetap ke arah depan. Memang kondisi arah mobil akan berubah ke arah bagian ban yang pecah dan upayakan agar arah mobil lurus ke depan. Hal ini untuk mengantipasi terjadinya roll over atau terbalik.
TIDAK MENGINJAK REM
Menginjak rem berakibat akan menyebabkan mobil terbalik karena terjadi cengkraman yang tidak seimbang antara bagian ban yang pecah dengan ban yang masih normal.
TIDAK MENGINJAK /MENAHAN PEDAL GAS
Hal ini akan membuat kendaraan menjadi liar karena kecepatan kendaraan tidak berkurang... Ingat! Ini kondisi sepersekian detik yg melibatkan kondisi fisik, fokus dan kontrol pengemudi.
TIDAK MENGINJAK PEDAL KOPLING
Karena akan menghilangkan fungsi engine brake sebagai unsur yang memperlambat laju kendaraan.
JANGAN MENURUNKAN GEAR KE RENDAH
Karena sudah ada fungsi engina brake yg melakukan perlambatan secara gradual. Lebih baik fokus menyeimbangkan kendaraan ke jalurnya.
Bagaimana agar pecah ban tidak berakibat fatal?

Oleh karena itu, Kondisi pecah ban merupakan kejadian yang telah berulang kali terjadi dan kondisi ini diperparah lagi dengan reaksi pengemudi yang salah, yaitu menginjak pedal Rem karena berharap mobil secepatnya berhenti dr mslh selip pecah ban.
Hal yang perlu pengemudi lakukan ketika terjadi pecah ban adalah tidak panik sehingga bisa berpikir jernih untuk mengambil sebuah tindakan. Sony Susmana dari Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) memberikan tips ketika terjadi pecah ban.
TAHAN KEMUDI
Buatlah setir tetap ke arah depan. Memang kondisi arah mobil akan berubah ke arah bagian ban yang pecah dan upayakan agar arah mobil lurus ke depan. Hal ini untuk mengantipasi terjadinya roll over atau terbalik.
TIDAK MENGINJAK REM
Menginjak rem berakibat akan menyebabkan mobil terbalik karena terjadi cengkraman yang tidak seimbang antara bagian ban yang pecah dengan ban yang masih normal.
TIDAK MENGINJAK /MENAHAN PEDAL GAS
Hal ini akan membuat kendaraan menjadi liar karena kecepatan kendaraan tidak berkurang... Ingat! Ini kondisi sepersekian detik yg melibatkan kondisi fisik, fokus dan kontrol pengemudi.
TIDAK MENGINJAK PEDAL KOPLING
Karena akan menghilangkan fungsi engine brake sebagai unsur yang memperlambat laju kendaraan.
JANGAN MENURUNKAN GEAR KE RENDAH
Karena sudah ada fungsi engina brake yg melakukan perlambatan secara gradual. Lebih baik fokus menyeimbangkan kendaraan ke jalurnya.
Bagaimana agar pecah ban tidak berakibat fatal?
- Rawat ban, salah satunya jaga tekanan angin sesuai dgn ture placard.
- Jaga kecepatan aman, pikirkan resikonya.
- Fokus mengemudi dan bersiap menghadapi kond yg tidak terduga.
















0 komentar: