Gordon Murray Tegaskan T50 Hanya Akan Dibuat 100 Unit Saja
Pasar supercar akhir-akhir ini cukup luar biasa. Baik itu Ferrari 812 Superfast, Lamborghini Aventador SVJ, atau McLaren 720S, calon pembelinya tidak akan kekurangan pilihan. Semuanya tergantung pada anggaran dan preferensi merek.


Namun di segmen supercar, ada beberapa pemain yang bangga dengan eksklusivitas. Gordon Murray Automotive adalah salah satunya berkat T.50 barunya, penerus spiritual dari McLaren F1. Namun tidak seperti supercar tersebut diatas, T.50 memiliki batas produksi yang ketat, hanya 100 unit.
Meskipun sangat mungkin bagi GMA untuk meningkatkan produksi guna memenuhi permintaan (dan mendatangkan keuntungan yang lebih besar), Murray sendiri tetap bersikukuh bahwa angka itu sudah final.
"Apapun yang kami lakukan, kami tidak akan mengejar volume," katanya kepada Autocar. "Kami tidak akan melakukan apa yang dilakukan pabrikan supercar lain. Kami akan menjadi 'perusahaan dengan 100 mobil."
Pengalaman Murray di masa lalu dalam meluncurkan F1 pada tahun 1992 memberinya beberapa pelajaran penting: "Begitu Anda mengejar volume, Anda memiliki risiko bahwa Anda akan kehilangan hubungan dekat dan perjalanan dengan pelanggan."
Saat ini, McLaren terus mengawasi setiap F1 yang ada dan memiliki hubungan pribadi dengan pemiliknya. Murray bersikeras melakukan hal yang sama dengan perusahaan dan mobilnya sendiri. Bagaimanapun, T.50 bukan untuk pembeli supercar biasa.
Alih-alih transmisi dual-clutch yang canggih dan cepat, T.50 dilengkapi dengan transmisi manual 6 percepatan dan mesin V12 3.9 liter N/A dengan tenaga 645 Hp.
GMA juga mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengejar rekor kecepatan atau power tertinggi, karena mereka merancang T.50 untuk menjadi driver's supercar terbaik. Titik.
Masih ada harapan bagi mereka yang ketinggalan T.50. Murray sudah merencanakan mobil baru meski tidak terlalu ekstrim. Kemungkinan itu akan lebih cocok untuk dipakai sehari-hari, tetapi belum ada kabar tentang berapa banyak unit yang akan dibuat. (carbuzz 10/12/2020)






Namun di segmen supercar, ada beberapa pemain yang bangga dengan eksklusivitas. Gordon Murray Automotive adalah salah satunya berkat T.50 barunya, penerus spiritual dari McLaren F1. Namun tidak seperti supercar tersebut diatas, T.50 memiliki batas produksi yang ketat, hanya 100 unit.
Meskipun sangat mungkin bagi GMA untuk meningkatkan produksi guna memenuhi permintaan (dan mendatangkan keuntungan yang lebih besar), Murray sendiri tetap bersikukuh bahwa angka itu sudah final.
"Apapun yang kami lakukan, kami tidak akan mengejar volume," katanya kepada Autocar. "Kami tidak akan melakukan apa yang dilakukan pabrikan supercar lain. Kami akan menjadi 'perusahaan dengan 100 mobil."
Pengalaman Murray di masa lalu dalam meluncurkan F1 pada tahun 1992 memberinya beberapa pelajaran penting: "Begitu Anda mengejar volume, Anda memiliki risiko bahwa Anda akan kehilangan hubungan dekat dan perjalanan dengan pelanggan."
Saat ini, McLaren terus mengawasi setiap F1 yang ada dan memiliki hubungan pribadi dengan pemiliknya. Murray bersikeras melakukan hal yang sama dengan perusahaan dan mobilnya sendiri. Bagaimanapun, T.50 bukan untuk pembeli supercar biasa.
Alih-alih transmisi dual-clutch yang canggih dan cepat, T.50 dilengkapi dengan transmisi manual 6 percepatan dan mesin V12 3.9 liter N/A dengan tenaga 645 Hp.
GMA juga mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengejar rekor kecepatan atau power tertinggi, karena mereka merancang T.50 untuk menjadi driver's supercar terbaik. Titik.
Masih ada harapan bagi mereka yang ketinggalan T.50. Murray sudah merencanakan mobil baru meski tidak terlalu ekstrim. Kemungkinan itu akan lebih cocok untuk dipakai sehari-hari, tetapi belum ada kabar tentang berapa banyak unit yang akan dibuat. (carbuzz 10/12/2020)




















0 komentar: