Video: Tampilkan Kekerasan, Maskot Pariwiisata Di Jepang Dipecat
Terkait "penyalahgunaan" karakter maskot pariwisata kota yang bernama Chiitan yang memperagakan tindak kekerasan, Pemerintah Kota Susaki, Prefektur Kochi, Jepang selatan, memutuskan untuk memberhentikan Chiitan. Dilansir dari SCMP, Chiitan ditunjuk sebagai duta pariwisata kota sekitar tahun 2018 untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke kota yang terkenal dengan kerajinan kayunya itu.
Diketahui, Chiitan adalah maskot yang mengambil wujud seekor berang-berang, mamalia semiakuatik yang dikenal mampu membangun bendungan sebagai tempat tinggal dari tumpukan kayu. Seseorang yang mengenakan kostum Chiitan akan tampil di event-event untuk mempromosikan Kota Susaki.
Namun kini pihak pemerintah Kota Susaki sedang mempertimbangkan kembali penggunaan sosok Chiitan sebagai maskot sekaligus duta pariwisata kota. Hal tersebut setelah mereka menerima banyak keluhan tentang sosok "Chiitan" lain yang terkenal di media sosial karena melakukan hal-hal yang cenderung pada kekerasan, meski tujuannya adalah untuk menampilkan kejenakaan maskot itu.
Diketahui, Chiitan adalah maskot yang mengambil wujud seekor berang-berang, mamalia semiakuatik yang dikenal mampu membangun bendungan sebagai tempat tinggal dari tumpukan kayu. Seseorang yang mengenakan kostum Chiitan akan tampil di event-event untuk mempromosikan Kota Susaki.
Namun kini pihak pemerintah Kota Susaki sedang mempertimbangkan kembali penggunaan sosok Chiitan sebagai maskot sekaligus duta pariwisata kota. Hal tersebut setelah mereka menerima banyak keluhan tentang sosok "Chiitan" lain yang terkenal di media sosial karena melakukan hal-hal yang cenderung pada kekerasan, meski tujuannya adalah untuk menampilkan kejenakaan maskot itu.
















0 komentar: