Facebook Twitter RSS
banner

Terganjal Pembebasan Lahan, Tol Becakayu Batal Beroperasi Tahun Ini

Pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) sepanjang 21.04 kilometer tidak dapat selesai pada tahun 2017 ini, hal itu disebabkan terkendalanya dalam pembebasan lahan di beberapa wilayah diantaranya untuk seksi 1A (Cipinang Bali-Pasar Gembrong) pembebasan lahan baru sekitar 75 persen, sementara untuk seksi 1B (Pangkalan Jati-Cipinang Bali) dan 1 C (Jakasampurna-Pangkalan Jati) sudah mencapai 94 persen.



Seorang warga pemilik lahan yang rumahnya menjadi korban gusuran proyek tol becakayu harus gigit jari. Pasalnya, hampir empat bulan ia belum juga mendapat uang ganti rugi atas bangunannnya.

''Dari akhir tahun 2016 lalu saya belum juga mendapat uang ganti rugi yang dijanjikan,'' kata H. Edi Torib, 73, warga RT 001/02, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Menurutnya, akibat ganti rugi yang belum juga diterimanya, ia harus mengontrak. Namun, hingga saat ini ia semakin kebingungan untuk membayar uang kontrakan. ''Sekarang uang dikantong sudah terus menipis, sementara ganti rugi tak kunjung didapatkan, bingung saya,'' ungkap H. Edi.

Ditambahkan pria paruh baya ini, ia semakin frustasi pasalnya, setiap menanyakan ganti rugi, beberapa pihak terkait mengaku tak tahu. Padahal, ia hanya menuntut haknya atas tanah seluas 72 meter yang dimilikinya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts