Mazda CX-5 Dapat Mesin Bensin & Diesel Yang Lebih Irit & Bertenaga
Meski Mazda CX-5 masih terbilang sangat baru, Mazda baru saja mengumumkan perubahan mesin untuk SUV tersebut di Jepang. Versi bensin dan diesel akan mendapatkan update yang menurut Mazda diambil dari model CX-8.


Di versi bensin, model Skyactiv 2.0 liter dan 2.5 liter telah diperbarui dengan "cut edge piston" dan "low resistance piston," bersama dengan injector ultra ringan.
Jadi apa yang mereka lakukan? Nah, Mazda mengatakan kita akan bisa melihat konsumsi bahan bakar sedikit lebih rendah saat menjelajah dengan kecepatan konstan di jalan raya. Pembakaran yang lebih irit dicapai dengan menguapkan bahan bakar sebelum ia menempel pada permukaan dinding silinder dengan penyemprotan tinggi yang merata. Selain itu, dengan mengadopsi PCM (Powertrain Control Module) baru yang bisa melakukan kontrol injeksi bahan bakar lebih akurat, partikel di gas buang bisa dikurangi.
Kedua mesin Skyactiv-G tersebut juga memiliki kinerja anti-knock yang lebih baik dan pengelolaan panas yang lebih baik di musim dingin melalui exhaust port dan aliran cairan pendingin yang telah direvisi.
Sementara itu, mesin diesel 2.2 liter hadir dengan tenaga lebih besar. Saat ini, mesin Skyactiv-D di CX-5 mengeluarkan tenaga 175 Hp dan torsi 420 Nm. Namun, dengan menggunakan piston dan variable geometry turbocharger baru, mesin tersebut sekarang menghadirkan tenaga 190 Hp dan torsi 450 Nm, sejajar dengan VW Tiguan, namun dengan torsi lebih besar.
Selain itu, perbaikan pada CX-5 mencakup perlengkapan baru seperti monitor tampilan 360 derajat, trim kain baru, atau bagasi elektrik kini tersedia di semua trim. Bahkan ada versi untuk orang-orang dengan gangguan mobilitas, yang menampilkan kursi teleskopik remote control yang mengagumkan. (autoevolution 12/2/2018)






Di versi bensin, model Skyactiv 2.0 liter dan 2.5 liter telah diperbarui dengan "cut edge piston" dan "low resistance piston," bersama dengan injector ultra ringan.
Jadi apa yang mereka lakukan? Nah, Mazda mengatakan kita akan bisa melihat konsumsi bahan bakar sedikit lebih rendah saat menjelajah dengan kecepatan konstan di jalan raya. Pembakaran yang lebih irit dicapai dengan menguapkan bahan bakar sebelum ia menempel pada permukaan dinding silinder dengan penyemprotan tinggi yang merata. Selain itu, dengan mengadopsi PCM (Powertrain Control Module) baru yang bisa melakukan kontrol injeksi bahan bakar lebih akurat, partikel di gas buang bisa dikurangi.
Kedua mesin Skyactiv-G tersebut juga memiliki kinerja anti-knock yang lebih baik dan pengelolaan panas yang lebih baik di musim dingin melalui exhaust port dan aliran cairan pendingin yang telah direvisi.
Sementara itu, mesin diesel 2.2 liter hadir dengan tenaga lebih besar. Saat ini, mesin Skyactiv-D di CX-5 mengeluarkan tenaga 175 Hp dan torsi 420 Nm. Namun, dengan menggunakan piston dan variable geometry turbocharger baru, mesin tersebut sekarang menghadirkan tenaga 190 Hp dan torsi 450 Nm, sejajar dengan VW Tiguan, namun dengan torsi lebih besar.
Selain itu, perbaikan pada CX-5 mencakup perlengkapan baru seperti monitor tampilan 360 derajat, trim kain baru, atau bagasi elektrik kini tersedia di semua trim. Bahkan ada versi untuk orang-orang dengan gangguan mobilitas, yang menampilkan kursi teleskopik remote control yang mengagumkan. (autoevolution 12/2/2018)




















0 komentar: