Facebook Twitter RSS
banner

Sindir Majalah Time Out, Badan Pariwisata Singapura Rilis Video

Badan Pariwisata Singapura mengunggah sebuah video berdurasi 56 detik di Facebook dengan pesan "Yeah, Time Out London, kami memang tidak seru," rekaman pesan tersebut ditampilkan dengan cuplikan gambar-gambar Universal Studios, balapan Formula Satu, Museum Artscience dan juga AJ Hacket, sebuah wahana bungy jumping baru di Pulau Sentosa.

Dalam video tersebut juga menyoroti berbagai jajanan khas Singapura, termasuk masakan nasi ayam seharga 2 dolar Singapura yang mendapatkan bintang Michelin, di kawasan Chinatown. Bagian tersebut diberi judul "Semuanya Mahal".

Badan Pariwisata Singapura merilis video tersebut dengan maksud membalas artikel majalah gaya hidup Time Out yang menyebut Singapura sebagai salah satu negara paling tidak menarik di dunia. Dalam Indeks City Life 2018 yang dirilis majalah Time Out pekan lalu, Singapura berada di posisi 31 dari 32 kota, satu ranking di atas Istanbul, berdasarkan survei atas 15.000 responden.

Chicago, Amerika Serikat, berada di posisi puncak, diikuti dengan kota Porto di Portugal dan New York, Amerika Serikat. Kota-kota ini menuai penilaian tinggi untuk beberapa faktor, antara lain makanan, minuman, kebudayaan, keramahan, biaya hidup, kebahagiaan dan kenyamanan. Singapura dipuji perihal keamanan dan transportasi publiknya, tapi mendapat penilaian terendah ditujukan untuk kegiatan seni dan budaya.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts