Truk Dilarang Melintas Di Tol Jakarta-Cikampek Saat Libur Panjang
Kendaraan barang dengan sumbu tiga atau lebih di himbau agar tidak menggunakan jalur arteri dan tidak melalui ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek maupun sebaliknya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis.
"Ketentuan berlaku sejak 15 Februari 2018 pukul 15.00 WIB hingga 16 Februari 2018 pukul 12.00 WIB," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 15 Februari 2018.

Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Edaran Nomor SE. 1/AJ.201/DRJD/2018 mengenai operasional mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih selama periode libur Imlek. Edaran tersebut diterbitkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas, menjelang libur akhir pekan panjang berbarengan dengan Imlek yang jatuh pada Jumat, 16 Februari 2018.
Selain libur panjang, sejumlah proyek infrastruktur tengah dibangun di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek, yaitu LRT Bekasi-Cawang, pembangunan jalan tol elevated, dan pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung. Proyek-proyek tersebut dilaksanakan secara bersamaan. Otomatis hal ini berpengaruh terhadap kapasitas jalan.
"Untuk kendaraan pengangkut bahan bangunan, truk tempelan, truk gandeng, kendaraan kontainer, dan kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih untuk sementara tidak melewati jalan tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," ujarnya.
Menurut Budi, larangan ini dikecualikan untuk sejumlah truk, di antaranya pengangkut bahan bakar gas dan minyak, pupuk, serta bahan pokok.
"Ketentuan berlaku sejak 15 Februari 2018 pukul 15.00 WIB hingga 16 Februari 2018 pukul 12.00 WIB," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 15 Februari 2018.

Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Edaran Nomor SE. 1/AJ.201/DRJD/2018 mengenai operasional mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih selama periode libur Imlek. Edaran tersebut diterbitkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas, menjelang libur akhir pekan panjang berbarengan dengan Imlek yang jatuh pada Jumat, 16 Februari 2018.
Selain libur panjang, sejumlah proyek infrastruktur tengah dibangun di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek, yaitu LRT Bekasi-Cawang, pembangunan jalan tol elevated, dan pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung. Proyek-proyek tersebut dilaksanakan secara bersamaan. Otomatis hal ini berpengaruh terhadap kapasitas jalan.
"Untuk kendaraan pengangkut bahan bangunan, truk tempelan, truk gandeng, kendaraan kontainer, dan kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih untuk sementara tidak melewati jalan tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," ujarnya.
Menurut Budi, larangan ini dikecualikan untuk sejumlah truk, di antaranya pengangkut bahan bakar gas dan minyak, pupuk, serta bahan pokok.
















0 komentar: