Mahasiswa China Ini Racuni Teman Sekamarnya Dengan Zat Thallium

Melakuakn intimidasi etnis, seorang mahasiswa sebuah kampus swasta di Pennsylvania asal China bernama Yukai Yang meracuini secara perlahan-lahan teman sekamarnya yang merupakan orang kulit hitam bernama Juwan Royal dengan mencampurkan zat thallium dan kemungkinan bahan kimia lainnya ke dalam makanan dan minuman.
Aksi Yang dilakukan selama beberapa bulan selama musim semi tahun lalu. Akibat perbuatannya, Yang yang merupakan mahasiswa jurusan kimia di Universitas Lehigh, Bethlehem, Pennsylvania didakwa dengan tindak kejahatan percobaan pembunuhan, penyerangan yang memberatkan, serta pelanggaran lainnya. Jaksa Distrik Northampton County, John Morganelli menyebut tuduhan itu sebagai aneh dan tak biasa.
Zat thallium tidak memiliki rasa maupun bau dan berbahaya bagi tubuh manusia. Zat itu merupakan logam lunak yang digunakan secara internasional dalam perusahaan elektronik dan industri lainnya. Zat ini pernah digunakan sebagai bahan pembuatan racun tikus di AS, tetapi telah dilarang sejak tahun 1970-an.
Dilansir SCMP, akibat racun tersebut Juwan Royal mengalami gejala mulai dari pusing, gemetar, dan muntah yang semakin buruk dari waktu ke waktu. Hasil pemeriksaan positif menemukan adanya thallium di dalam darahnya. Royal mengatakan dirinya memiliki hubungan yang baik dengan Yang dan tidak menyangka bahwa gejala kesehatan yang dialaminya akibat perbuatan Yang.
















0 komentar: