Sistem AEB Suzuki Jimny Alami Masalah Aneh, Bisa Mengerem Tiba-Tiba
Selain memberikan kesempatan kepada jurnalis AS untuk mencicipi Suzuki Jimny yang baru di jalan-jalan California, sesi pengujian World Car Award terbaru ini dapat membantu produsen mobil memecahkan masalah yang tidak terduga.
Pengujian di daerah Los Angeles mengungkapkan masalah yang tidak diketahui Suzuki, yaitu fakta bahwa sistem kontrol stabilitas bisa terpicu oleh sistem pengereman darurat otonom (AEB). Joshua Dowling, seorang jurnalis dari Car Advice Australia, benar-benar memfilmkan sebuah insiden di mana Jimny mendeteksi pagar pembatas dan berulang kali mengerem dengan paksa saat melewati tikungan.
Menurut laporan itu, Dual Sensor Brake Support System (DSBS) Jimny mengira pagar pembatas adalah kendaraan lain dan mengaktifkan sistem AEB. Itu bukan insiden satu-satunya. Sistem pengereman darurat otomatis aktif pada beberapa tikungan pada lintasan gunung yang berkelok-kelok di dekat Pasadena tetapi paling agresif di tikungan tertentu. Video berikut ini diambil pada lintasan ketiga di ruas jalan tertentu setelah kesalahan dipicu oleh dua upaya sebelumnya.
Suzuki mengirim dua Jimny spek Jerman yang identik ke Los Angeles untuk test drive World Car Awards 2019 dan masalah ini terdeteksi pada kedua kendaraan. Car Advice menunjukkan video itu kepada perwakilan senior Suzuki termasuk chief engineer Jimny, Hiroyuki Yonezawa yang menemani kedua Jimny tersebut ke California.
Kepala teknisi meneruskan video itu ke markas besar Suzuki di Jepang, tetapi sang produsen tidak dapat mereplikasi masalah tersebut di test track mereka. Akibatnya, Suzuki mengirim dua insinyur lagi ke Amerika dan mereka berhasil meniru insiden tersebut dalam kondisi yang sama di jalan yang sama.
Dalam pernyataan yang dirilis melalui Suzuki Australia, mereka mengatakan "aktivasi terus menerus" dari stabilty control terjadi "ketika kondisi jalan tertentu, sudut kemiringan di jalan, dan tingkat kurva dikombinasikan dengan tingkat kecepatan tertentu."
Dalam video tersebut, Jimny terlihat berjalan antara 70 Km/h dan 90 Km/h melalui tikungan. Pernyataan itu menambahkan bahwa intervensi stability control "dapat memberikan rasa ketidaknyamanan kepada pengemudi tetapi bukan kejadian yang akan mengganggu arah pergerakan kendaraan."
Namun, video menunjukkan bahwa kemudi awalnya tersentak setelah intervensi. Pengaktifan stability control tidak disebabkan oleh pergantian kemudi yang tiba-tiba, tetapi sebaliknya. Suzuki mengatakan sedang mempertimbangkan update software untuk Jimny 2019 setelah tes ini menemukan kesalahan yang menyebabkan kendaraan untuk berulang kali mengaktifkan rem meskipun tidak ada halangan apapun. (carscoops 20/12/2018)


Pengujian di daerah Los Angeles mengungkapkan masalah yang tidak diketahui Suzuki, yaitu fakta bahwa sistem kontrol stabilitas bisa terpicu oleh sistem pengereman darurat otonom (AEB). Joshua Dowling, seorang jurnalis dari Car Advice Australia, benar-benar memfilmkan sebuah insiden di mana Jimny mendeteksi pagar pembatas dan berulang kali mengerem dengan paksa saat melewati tikungan.
Menurut laporan itu, Dual Sensor Brake Support System (DSBS) Jimny mengira pagar pembatas adalah kendaraan lain dan mengaktifkan sistem AEB. Itu bukan insiden satu-satunya. Sistem pengereman darurat otomatis aktif pada beberapa tikungan pada lintasan gunung yang berkelok-kelok di dekat Pasadena tetapi paling agresif di tikungan tertentu. Video berikut ini diambil pada lintasan ketiga di ruas jalan tertentu setelah kesalahan dipicu oleh dua upaya sebelumnya.
Suzuki mengirim dua Jimny spek Jerman yang identik ke Los Angeles untuk test drive World Car Awards 2019 dan masalah ini terdeteksi pada kedua kendaraan. Car Advice menunjukkan video itu kepada perwakilan senior Suzuki termasuk chief engineer Jimny, Hiroyuki Yonezawa yang menemani kedua Jimny tersebut ke California.
Kepala teknisi meneruskan video itu ke markas besar Suzuki di Jepang, tetapi sang produsen tidak dapat mereplikasi masalah tersebut di test track mereka. Akibatnya, Suzuki mengirim dua insinyur lagi ke Amerika dan mereka berhasil meniru insiden tersebut dalam kondisi yang sama di jalan yang sama.
Dalam pernyataan yang dirilis melalui Suzuki Australia, mereka mengatakan "aktivasi terus menerus" dari stabilty control terjadi "ketika kondisi jalan tertentu, sudut kemiringan di jalan, dan tingkat kurva dikombinasikan dengan tingkat kecepatan tertentu."
Dalam video tersebut, Jimny terlihat berjalan antara 70 Km/h dan 90 Km/h melalui tikungan. Pernyataan itu menambahkan bahwa intervensi stability control "dapat memberikan rasa ketidaknyamanan kepada pengemudi tetapi bukan kejadian yang akan mengganggu arah pergerakan kendaraan."
Namun, video menunjukkan bahwa kemudi awalnya tersentak setelah intervensi. Pengaktifan stability control tidak disebabkan oleh pergantian kemudi yang tiba-tiba, tetapi sebaliknya. Suzuki mengatakan sedang mempertimbangkan update software untuk Jimny 2019 setelah tes ini menemukan kesalahan yang menyebabkan kendaraan untuk berulang kali mengaktifkan rem meskipun tidak ada halangan apapun. (carscoops 20/12/2018)

















0 komentar: