Video: Pria Singapura Ini Hanya Habiskan Uang Rp 114.000 Pertahun
Menjalani hidup freegan, seorang pria asal Singapura bernama Daniel Tay hanya membutuhkan uang 8 dollar AS atau sekitar Rp 114.000 untuk membeli makanan dalam setahun. Diketahui, freegan adalah orang yang menentang konsumerisme dan mencoba mengurangi sampah untuk membersihkan lingkungan.
Selain menjalani hidup freegan, Daniel Tay ternyata juga menjalani gaya hidup dumpster dive atau arti harafiahnya adalah "mengorek tempat sampah" Artinya, Daniel tak segan mengaduk-aduk tempat sampah untuk mencari makanan yang masih layak disantap dan benda-benda lain yang bisa dia digunakan.
Menurut Daniel, cara hidup sebagai dumpster yang dijalaninya amat memungkinkan dilakukan di Singapura. Sebab, menurutnya banyak benda di tempat sampah Singapura yang masih dalam kondisi yang amat bagus. "Hal ini susah dilakukan di negara lain karena sampah ya...memang sampah," ungkap Daniel.
Awalnya Daniel tak pernah berencana menjalani gaya hidup ini, sebab dia memiliki pekerjaan yang amat baik sebagai seorang perencana finansial. Namun, pertemuannya dengan seseorang bernama Colin dalam sebuah acara pada November 2016 mengubah jalan hidupnya. Colin menceritakan dirinya hanya menghabiskan uang 100 dollar sebulan.
Setelah berbicara dengan Colin inilah, Daniel kemudian ingin mencoba gaya hidup yang dijalaninya hingga kini. Lewat gaya hidupnya ini, Daniel hanya menggunakan uang untuk keperluan yang amat penting misalnya membayar tagihan, investasi, dan hipotek. Lucunya, Daniel yang jarang membeli makanan untuk dirinya sendiri, malah rela membelikan makanan untuk kucing kesayangannya. Dan, gaya hidup Daniel ini membuat dia hanya menghabiskan uang belanja makanan tak lebih dari Rp 114.000 saja selama satu tahun.
Selain menjalani hidup freegan, Daniel Tay ternyata juga menjalani gaya hidup dumpster dive atau arti harafiahnya adalah "mengorek tempat sampah" Artinya, Daniel tak segan mengaduk-aduk tempat sampah untuk mencari makanan yang masih layak disantap dan benda-benda lain yang bisa dia digunakan.
Menurut Daniel, cara hidup sebagai dumpster yang dijalaninya amat memungkinkan dilakukan di Singapura. Sebab, menurutnya banyak benda di tempat sampah Singapura yang masih dalam kondisi yang amat bagus. "Hal ini susah dilakukan di negara lain karena sampah ya...memang sampah," ungkap Daniel.
Awalnya Daniel tak pernah berencana menjalani gaya hidup ini, sebab dia memiliki pekerjaan yang amat baik sebagai seorang perencana finansial. Namun, pertemuannya dengan seseorang bernama Colin dalam sebuah acara pada November 2016 mengubah jalan hidupnya. Colin menceritakan dirinya hanya menghabiskan uang 100 dollar sebulan.
Setelah berbicara dengan Colin inilah, Daniel kemudian ingin mencoba gaya hidup yang dijalaninya hingga kini. Lewat gaya hidupnya ini, Daniel hanya menggunakan uang untuk keperluan yang amat penting misalnya membayar tagihan, investasi, dan hipotek. Lucunya, Daniel yang jarang membeli makanan untuk dirinya sendiri, malah rela membelikan makanan untuk kucing kesayangannya. Dan, gaya hidup Daniel ini membuat dia hanya menghabiskan uang belanja makanan tak lebih dari Rp 114.000 saja selama satu tahun.
















0 komentar: