Hilang Skuter, Kisah Kakek Di Australia Ini Menyentuh Warga
Kisah seorang kakek bernama Laurie Adams menyentuh warga Sydney dan sekitarnya di Australia. Pasalnya, skuter yang membantunya bertahun-tahun dicuri seseorang pada akhir pekan lalu. "Skuter ini sudah menjadi seperti bagian dari tubuh saya dan tanpanya saya seperti tidak lengkap, dan saya harus berterima kasih kepada semua orang," kata Laurie Adams yang berusia 82 tahun sambil menangis.
Kejadiannya berawal saat Laurie yang setengah tuli dan berjuang dengan penyakit emfisema dan jantung, sedang tidur siang ketika skuternya yang terparkir di luar apartemennya di jalan yang sepi di pinggiran kota Ultimo, Sydney, dicuri. Polisi mengatakan mereka "dibanjiri" dengan informasi, dan skuter itu kembali ke tangan Laurie. Tersangka pelaku sekarang harus menjalani sidang.
Pengalaman Laurie sekaligus mengingatkan akan kerentanan para orang lanjut usia di masyarakat Australia, dan bagaimana skuter penyokong mobilitas dapat menjadi hal yang krusial untuk kemandirian. Laurie mengatakan dia tidak punya teman, tetapi dia meluangkan waktu untuk membersihkan dan menyumbangkan mainan bekas kepada anak-anak di lingkungan setempat, dan memberi makan burung perkici sekitar tempat tinggalnya.
Kejadiannya berawal saat Laurie yang setengah tuli dan berjuang dengan penyakit emfisema dan jantung, sedang tidur siang ketika skuternya yang terparkir di luar apartemennya di jalan yang sepi di pinggiran kota Ultimo, Sydney, dicuri. Polisi mengatakan mereka "dibanjiri" dengan informasi, dan skuter itu kembali ke tangan Laurie. Tersangka pelaku sekarang harus menjalani sidang.
Pengalaman Laurie sekaligus mengingatkan akan kerentanan para orang lanjut usia di masyarakat Australia, dan bagaimana skuter penyokong mobilitas dapat menjadi hal yang krusial untuk kemandirian. Laurie mengatakan dia tidak punya teman, tetapi dia meluangkan waktu untuk membersihkan dan menyumbangkan mainan bekas kepada anak-anak di lingkungan setempat, dan memberi makan burung perkici sekitar tempat tinggalnya.
















0 komentar: