Liput Penyebaran Virus Wuhan, Jurnalis China Ini Dipenjara 5 Tahun
Meliput penyebaran virus di Wuhan, seorang jurnalis warga China sekaligus mantan pengacara bernama Zhang Zhan harus menghadapi ancaman hukuman hingga lima tahun penjara. Diketahui, Zhan bukanlah jurnalis warga pertama yang dipersoalkan karena meliput wabah virus di Wuhan. Setidaknya, tiga jurnalis warga hilang sejak Feburari 2020.
Pertama, Li Zehua, yang telah muncul kembali pada April 2020, dan mengatakan dia telah "dikarantina". Kemudian kedua, Chen Quishi, telah ditempatkan di bawah pengawasan pemerintah, sedangkan jurnalis ketiga, Fang Bin, sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya. Pihak berwenang China terkenal kerap menekan aktivis yang berbicara lantang.
Berdasarkan laporan LSM Network of Chinese Human Rights Defenders (CHRD), liputan-liputan Zhang termasuk penahanan jurnalis independen lainnya, dan pelecehan terhadap keluarga korban yang mencari pertanggungjawaban. CHRD mengatakan, Zhan sempat mogok makan untuk memprotes penahanannya. Pada 18 September, pengacaranya menerima panggilan telepon bahwa Zhan telah didakwa.
Ini bukan pertama kalinya, Zhan terlibat masalah dengan pihak berwenang. Menurut CHRD, dia pernah mendapat panggilan kepolisian di Shanghai pada September 2019 dan ditahan karena menyuarakan dukungan kepada para aktivis di Hong Kong. Dia dilaporkan dipaksa menjalani pemeriksaan kejiwaan selama dalam tahanan.
















0 komentar: