Bocah Australia Bunuh Diri Setelah Orang Yang Perkosanya Dibebaskan

Setelah mengetahui orang yang memerkosanya bebas karena membayar jaminan, seorang bocah 11 tahun bernama Annaliese Ugle di Australia memutuskan bunuh diri. Proses pemakaman korban dihadiri oleh ratusan orang. "Kami tahu engkau sudah di surga. Memandang kami dengan seringai nakal dan wajah cantikmu," kata pihak keluarga.
Dilansir dari Daily Mail, korban dilaporkan sangat tertekan karena tersangka bernama Peter Frederick Humes mendapatkan dakwaan pasal penetrasi seksual atas anak di bawah 13 tahun, masih diizinkan pergi. Gadis itu dilaporkan diperkosa oleh pria berusia 61 tahun tersebut pada 2014 hingga 2018.
Di depan gedung parlemen, pihak keluarga menuntut agar ada hukum yang diberi nama gadis itu, Annalisse Ugle, yang intinya memastian pemerkosa tetap ditahan. Keluarga gadis itu mengenakan kaus bergambar dirinya disertai dengan tulisan "Keadilan untuk Annalisse", dan meneriakkan namanya.
Sang ibu Samantha Wilson menuturkan dia ingin anak-anak lain dilindungi dari para predator seksual. "Kami hanya ingin UU Annalisse bisa segera disahkan sehingga anak-anak mendapat perlindungan. Karena putri saya, dia ketakutan," ungkapnya. Humes sendiri dilaporkan kembali ditangkap dan dijebloskan ke penjara setelah tuduhan yang dikenakan terhadapnya ditingkatnya.
















0 komentar: