Engga Selamanya Mobil Murah Laku Terus!
Produsen mobil asal India, Tata Motors menyuntik mati salah satu varian 'mobil murah' miliknya yakni Tata Nano. Dimana pengentian produksi mobil tersebut dilakukan dengan sejumlah alasan. Salah satunya adalah performa penjualan yang menurun karena mulai ditinggalkan pelanggan.
Berdasarkan data, perusahaan otomotif India tersebut hanya memproduksi satu unit mobil pada Juni 2018, sedangkan periode yang sama tahun lalu Tata berhasil melakukan produksi 275 unit.

"Nano telah menjadi mobil ikonik yang mencerminkan semangat inovatif perusahaan dan para pemimpinnya. Keputusan tentang (penghentian) produksi Nano adalah pandangan holistik yang diambil setelah mempertimbangkan perkembangan pasar, peraturan dan kaca mata kompetitif yang muncul," kata seorang Juru Bicara Tata Motor.
Dikutip dari DriveSpark, mobil yang dikenal sebagai mobil paling murah di dunia, pertama kalinya diperkenalkan Tata Nano hanya dibandrol dengan harga Rp 28 Juta. Kemudian pada tahun 2015 naik menjadi Rp 40 Jutaan. Dan saat ini dibanderol dengan harga mulai dari 2,25 lakh atau setara Rp47 juta hingga 3,20 lakh atau Rp67 juta.

Tata Nano tak memiliki reputasi yang baik di mata masyarakat. Hal ini karena image Tata Nano yang diragukan tingkat keselamatan. Padahal konsumen tidak hanya menginginkan mobil murah, melainkan mobil terbaik untuk dirinya.

Akan hal ini, tidak selamanya mobil murah dinantikan oleh masyarakat. Tapi harus dibarengi juga dengan kualitas keamanan yang dapat memberi rasa aman si pengendara dan penumpang di dalam mobil. Setuju Engga Modcomers?
Berdasarkan data, perusahaan otomotif India tersebut hanya memproduksi satu unit mobil pada Juni 2018, sedangkan periode yang sama tahun lalu Tata berhasil melakukan produksi 275 unit.

"Nano telah menjadi mobil ikonik yang mencerminkan semangat inovatif perusahaan dan para pemimpinnya. Keputusan tentang (penghentian) produksi Nano adalah pandangan holistik yang diambil setelah mempertimbangkan perkembangan pasar, peraturan dan kaca mata kompetitif yang muncul," kata seorang Juru Bicara Tata Motor.
Dikutip dari DriveSpark, mobil yang dikenal sebagai mobil paling murah di dunia, pertama kalinya diperkenalkan Tata Nano hanya dibandrol dengan harga Rp 28 Juta. Kemudian pada tahun 2015 naik menjadi Rp 40 Jutaan. Dan saat ini dibanderol dengan harga mulai dari 2,25 lakh atau setara Rp47 juta hingga 3,20 lakh atau Rp67 juta.

Tata Nano tak memiliki reputasi yang baik di mata masyarakat. Hal ini karena image Tata Nano yang diragukan tingkat keselamatan. Padahal konsumen tidak hanya menginginkan mobil murah, melainkan mobil terbaik untuk dirinya.

Akan hal ini, tidak selamanya mobil murah dinantikan oleh masyarakat. Tapi harus dibarengi juga dengan kualitas keamanan yang dapat memberi rasa aman si pengendara dan penumpang di dalam mobil. Setuju Engga Modcomers?
















0 komentar: