Facebook Twitter RSS
banner

Pertamina Klaim Battery Lithium Ion Karya Anak Bangsa Pertama

Dengan diproduksinya, Battery Lithium Ion oleh Pertamina dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Pertamina mengklaim bahwa baterai ini merupakan pertama karya anak bangsa yang dibuat pada skala demonstration plant yang siap untuk dikomersialisasikan di mana riset formulai hingga scale-up dilakukan oleh anak bangsa.

"Baterai ini menjadi energi yang ramah lingkungan, yang akan menjadi pengganti energi fosil untuk kendaraan bermotor. Ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk penggunakan listrik sebagai pengganti kendaraan bermotor ICE pada tahun 2040." ungkap Herutama Trikoranto, Senior Vice President Research & Technology Center, di Jakarta, Jumat (7/13).



Satu unit battery pack nantinya akan memiliki kapasitas 3 kWh untuk motor listrik dengan kekuatan 5 kW atau lebih kurang setara dengan mesin motor dengan pembakaran internal berkapasitas 125-150 cc. Dimana Kekuatan baterai mampu menjangkau jarak jauh, yang nantinya produksi selanjutnya Baterai lithion ini akan dikirim ke ITS di Surabaya.

Lanjut Herutama menjelaskan, dengan jarak tempuh sepeda motor dengan pembakaran internal (ICE, internal combustion engine) yang membutuhkan BBM 2-3 liter. Maka dengan tarif listrik tertinggi saat ini Rp 1.644,52 per kWh, untuk jarak tempuh lebih jauh dengan biaya lebih murah.

"Kendaraan listrik yang didesain menggunakan battery pack itu cukup 2-3 kali pengisian ulang per minggu untuk pemakaian normal di dalam kota," jelasnya

Selain itu, saat ini Pertamina juga bekerja sama dengan sejumlah lembaga riset untuk menjawab tantangan industri baterai salah satunya pada peningkatan kapasitas battery lithium ion dan peningkatan aspek keamanannya.

"Produksi baterai ini akan dikembangkan pada penyimpan energi (Battery Energy Storage System) untuk back-up listrik, stabilisasi frekuensi listrik dan penyimpan listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan. Juga sebagai penyimpan energi dari solar PV pada instalasi Penerangan Jalan Umum (PJU), dan sebagainya." tutup Herutama.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts