Video: Kakak Beradik Disabilitas Ini Belajar Baca Dari Internet

Ketiga kakak-beradik yang berasal dari kabupaten Chongqing, sebuah wilayah pinggir di selatan China mengalami penyakit pengeroposan tulang, sebuah penyakit yang dialami satu dari 15 ribu masyarakat China. Ketiga kakak beradik ini akan mengalami rasa sakit yang tingkatnya bisa sangat nyeri karena pengeroposan tulang.
Meski tidak bisa berjalan dan tidak pernah mengenyam pendidikan, ketiga kakak-beradik dari pasangan suami istri Peng Boxiang (57) dan Boxiang (54) ini bisa membaca dengan belajar dari tulisan yang sering muncul di televisi dan internet. Sebelum mengenal internet dan media sosial, mereka menghabiskan sebagian besar waktunya berbaring di tempat tidur atau menonton televisi.
Diketahui sang ayah adalah seorang kuli bangunan yang terpaksa pensiun setelah mengalami kecelakaan kerja 16 tahun silam. Sementara sang ibu bekerja sebagai pengasuh bayi di sebuah kota yang letaknya puluhan kilometer dari tempat tinggal mereka dan hanya bisa pulang sebulan sekali.
Dilansir dari SCMP, untuk bertahan hidup, ketiga bersaudara ini dan ayah mereka yang juga cacat karena kecelakaan kerja, menggantungkan hidup dari uang gaji Tinglan sebagai pengasuh bayi. Mereka pun mendapatkan uang santunan dari Beijing bagi penyandang disabilitas sekitar US$ 290 atau Rp 4,4 juta untuk total tiga kakak beradik itu. Selain itu, mereka bisa mendapatkan pemasukan sekitar 100 yuan per hari dari berjualan kudapan secara online. Mereka juga mendapatkan 20-30 yuan per hari sumbangan dari orang-orang yang bersimpati pada mereka.
















0 komentar: