Apa Sih Keunggulan Suzuki Swift Hybrid?
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merk (APM) Suzuki memperkenalkan salah satu mobil konsepnya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yaitu All New Swift Strong Hybrid.

Mobil berjenis hatchback ini memadukan dua tenaga yang memaksimalkan performa yakni dari dual jet engine dan motor generator unit (MGU). Perpaduan Dual Jet Engine dan MGU yang disematkan pada All New Swift Strong Hybrid ini menawarkan dua jenis mode mengemudi. Pengendara dapat memilih antara berkendara dengan kecepatan tinggi (Standard Mode) ataupun mengemudi dengan efisiensi bahan bakar dengan EV (Electric Vehicle) driving.
Pada saat kecepatan dibawah 80 km/ jam atau kecepatan konstan MGU membantu menghentikan mesin secara otomatis dan mengubahnya menjadi EV (Electric Vehicle). Namun ketika kecepatan dinaikkan atau pergantian gigi secara bertahap mesin akan bekerja dan MGU membantu kinerja mesin untuk menambah kecepatan. Sedangkan Pada saat kecepatan berkurang, motor akan menghasilkan listrik yang digunakan untuk men-charge Battery (Li-thium).
"All New Swift Strong Hybrid konsep memiliki dua sumber tenaga, yakni MGU dan mesin baru yaitu dual jet engine 1.200 cc gasoline. Mesin baru itu mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 Kw dan torsi 118 nm di 4.400 rpm, sedangkan mesin listriknya punya power sebesar 10 kw dengan torsi 30 nm," ujar Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development & Accessories PT SIS, Rabu (8/8/2018).
Menurut Yulius, All New Swift Strong Hybrid bisa mencapai konsumsi BBM 1/32 km/liter (berdasarkan pengujian Japannese JC08 Cycle) dan mobil ini menjadi yang tertinggi (tingkat efisiensinya) dibanding produk Suzuki lainnya.


Mobil berjenis hatchback ini memadukan dua tenaga yang memaksimalkan performa yakni dari dual jet engine dan motor generator unit (MGU). Perpaduan Dual Jet Engine dan MGU yang disematkan pada All New Swift Strong Hybrid ini menawarkan dua jenis mode mengemudi. Pengendara dapat memilih antara berkendara dengan kecepatan tinggi (Standard Mode) ataupun mengemudi dengan efisiensi bahan bakar dengan EV (Electric Vehicle) driving.
Pada saat kecepatan dibawah 80 km/ jam atau kecepatan konstan MGU membantu menghentikan mesin secara otomatis dan mengubahnya menjadi EV (Electric Vehicle). Namun ketika kecepatan dinaikkan atau pergantian gigi secara bertahap mesin akan bekerja dan MGU membantu kinerja mesin untuk menambah kecepatan. Sedangkan Pada saat kecepatan berkurang, motor akan menghasilkan listrik yang digunakan untuk men-charge Battery (Li-thium).
"All New Swift Strong Hybrid konsep memiliki dua sumber tenaga, yakni MGU dan mesin baru yaitu dual jet engine 1.200 cc gasoline. Mesin baru itu mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 Kw dan torsi 118 nm di 4.400 rpm, sedangkan mesin listriknya punya power sebesar 10 kw dengan torsi 30 nm," ujar Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development & Accessories PT SIS, Rabu (8/8/2018).
Menurut Yulius, All New Swift Strong Hybrid bisa mencapai konsumsi BBM 1/32 km/liter (berdasarkan pengujian Japannese JC08 Cycle) dan mobil ini menjadi yang tertinggi (tingkat efisiensinya) dibanding produk Suzuki lainnya.

















0 komentar: