Meski Ada Rudal, Pertandingan Sepak Bola Di Yaman Tetap Berlangsung
Sebuah video memperlihatkan pertandingan sepak bola di Yaman yang tetap berlangsung meski ada rudal melesat. Dilansir Daily Mirror, meski rudal-rudal ini melesat, para penonton tetap asyik melihat laga, dan para pemainnya seolah tak terpengaruh.
Diketahui, rudal tersebut merupakan sistem pertahanan anti- serangan udara Patriot bikinan Amerika Serikat (AS). Konflik di Yaman terjadi pada 2014 ketika Houthi mulai melakukan serangan untuk merebut Provinsi Saada di utara. Setelah itu mereka mencaplok ibu kota Sana'a, dan memaksa Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang diakui internasional mengungsi ke Saudi.
Konflik itu mengalami eskalasi di Maret 2015 ketika Saudi dan delapan negara Arab lainnya melancarkan operasi militer untuk memulihkan pemerintahan Hadi. Perang itu menelan korban jiwa 10.000 orang, memaksa dua juta orang mengungsi, dan menjadi krisis kemanusiaan terburuk merujuk kepada laporan PBB.
Diketahui, rudal tersebut merupakan sistem pertahanan anti- serangan udara Patriot bikinan Amerika Serikat (AS). Konflik di Yaman terjadi pada 2014 ketika Houthi mulai melakukan serangan untuk merebut Provinsi Saada di utara. Setelah itu mereka mencaplok ibu kota Sana'a, dan memaksa Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang diakui internasional mengungsi ke Saudi.
Konflik itu mengalami eskalasi di Maret 2015 ketika Saudi dan delapan negara Arab lainnya melancarkan operasi militer untuk memulihkan pemerintahan Hadi. Perang itu menelan korban jiwa 10.000 orang, memaksa dua juta orang mengungsi, dan menjadi krisis kemanusiaan terburuk merujuk kepada laporan PBB.
















0 komentar: