Facebook Twitter RSS
banner

Mesin Mudah Mati, Mitsubishi Umumkan Recall Delica dan Outlander

Modcom, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan 'recall' atau penarikan kembali sebanyak 2.330 unit Delica dan Outlander Sport. Dari ribuan unit yang teridentifikasi, 680 unit di antaranya Delica produksi 2015-2016 dan 1.650 unit Outlander Sport produksi 2015-2016.



Pihak MMKSI mengumumkan, recall Mitsubishi Delica dan Outlander Sport di Indonesia karena adanya kerusakan pada komponen ECU. Tepatnya ditemukan potensi kurang kuatnya titik pengelasan antar komponen internal Engine Electrical Power Control Relay/Engine Electronic Control Unit (ECU) Relay.

Akibatnya, pada kondisi tertentu dapat menyebabkan mesin mati mendadak saat kendaraan bergerak, dan potensi tidak dapat dinyalakan kembali. Alternatif perbaikan dengan menggunakan komponen material internal yang lebih kuat.

"Program kampanye perbaikan ini merupakan komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan meski terhadap mobil yang sudah tidak dijual lagi, yaitu Delica," kata Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribunnews, Kamis (28/2/2019).



Pihak MMKSI bakal mengirim surat undangan penggantian suku cadang kepada konsumen yang kendaraannya terlibat dalam program penarikan ini dan tanpa dikenakan biaya. Recall dimulai pada 27 Februari 2019 di seluruh dealer kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia dengan estimasi durasi perbaikan selama 30 menit.

"Kami mengundang para konsumen setia kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan di dealer resmi kami dengan prosedur yang mudah," tutup Irwan.

SHARE THIS POST

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: admin
Lorem ipsum dolor sit amet, contetur adipcing elit, sed do eiusmod temor incidunt ut labore et dolore agna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet.

0 komentar:

Popular Posts