VW Akui Masih Menguji Golf Dengan Mesin 5 Silinder
Bagi yang menyukai mesin lima silinder yang unik, Volkswagen mungkin memiliki hal yang sangat menarik. Motor Magazine baru-baru ini memiliki kesempatan untuk berbicara dengan VW di sebuah acara pers di Australia, dan topik mengenai mesin 5 silinder milik Audi diisi ke dalam Golf tiba-tiba muncul.

Manajer Produk Volkswagen Australia, Todd Ford menjawab pertanyaan itu dengan "mungkin."
"Terkadang kami melihat sumber daya lainnya sehingga sangat bagus bagi pasar kami mendapat dorongan untuk memiliki produk performa tinggi yang lebih baik, hanya divisi R yang mengerjakan itu," katanya. "Tentu saja belum ada rencana pasti yang telah kami buat, tetapi tentu saja itu bukan satu-satunya hal yang mereka evaluasi dalam hal pilihan mesin."
Pernyataan ini muncul setelah ada penampakan prototipe Golf mengelilingi sirkuit Nürburgring belum lama ini. Prototipe tersebut memakai plat nomor yang sama dengan mobil test R420 yang terlihat tahun lalu.
Calon hot hatch ini mengusung mesin 5 silinder 2.5 dari Audi RS3, menghasilkan tenaga lebih dari 400 Hp dan dikirim ke keempat roda. Hal-hal tampak menjanjikan, tetapi program itu diduga telah di stop karena skandal Dieselgate. (motor1 11/11/2018)



Manajer Produk Volkswagen Australia, Todd Ford menjawab pertanyaan itu dengan "mungkin."
"Terkadang kami melihat sumber daya lainnya sehingga sangat bagus bagi pasar kami mendapat dorongan untuk memiliki produk performa tinggi yang lebih baik, hanya divisi R yang mengerjakan itu," katanya. "Tentu saja belum ada rencana pasti yang telah kami buat, tetapi tentu saja itu bukan satu-satunya hal yang mereka evaluasi dalam hal pilihan mesin."
Pernyataan ini muncul setelah ada penampakan prototipe Golf mengelilingi sirkuit Nürburgring belum lama ini. Prototipe tersebut memakai plat nomor yang sama dengan mobil test R420 yang terlihat tahun lalu.
Calon hot hatch ini mengusung mesin 5 silinder 2.5 dari Audi RS3, menghasilkan tenaga lebih dari 400 Hp dan dikirim ke keempat roda. Hal-hal tampak menjanjikan, tetapi program itu diduga telah di stop karena skandal Dieselgate. (motor1 11/11/2018)

















0 komentar: